Setiap awal tahun kita juga akan mendapatkan banyak informasi mengenai produk gadget baru melalui ajang Consumer Electronic Show (CES) di bulan Januari, menyusul kemudian ajang Mobile World Congress (MWC) yang digelar pada bulan Februari.
Apple Watch
Jam tangan pintar yang telah diperkenalkan Apple
pada bulan September 2014 lalu. Walau terbilang lambat masuk ke
pasaran, Apple Watch akan menarik perhatian dengan sederet fitur
seperti kemampuan untuk bisa dipadukan dengan perangkat iPhone untuk
memeriksa kesehatan pengguna melalui fitur Health Apps, serta
memberikan notifikasi dan informasi yang masuk melalui smartphone.
Menurut infrmasi, Apple Watch juga akan mendukung fitur Siri serta
dibenami beberapa aplikasi lain seperti Calendar, Maps, Music, Apple TV
& iTunes, Remote Camera, Stopwatch, Timer, Alarm, World Cock, Stock,
Weather dan Photos.
4K Smart TV
Produk hiburan keluarga seperti Smart
TV akan semakin murah, dan hal itu akan menarik minat beli konsumen di
tahun depan. Meski TV dengan resolusi 4K memiilki kelas tersendiri namun
ini tidak akan menurunkan minat konsumen untuk membeli, salah satu
alasan tentu saja karena teknologi ini dianggap lebih bisa memberikan
pengalaman terbaik dalam menikmati televisi.
Penggunaan televisi layar lebar (atau bahkan layar lengkung) dengan
kemampuan 4K akan semakin banyak digunakan tahun 2015 ini, seiring
dengan munculnya produsen yang menawarkan perangkat tersebut dengan
penawaran harga yang makin bersaing dan terjangkau oleh banyak kalangan.
Driveless Car atau Mobil Tanpa Pengemudi
Google
telah mulai merancang dan membuat kendaraan pintar sejak beberapa tahun
lalu, proyek pembuatan mobil robot tanpa pengemudi itu disebutnya
sebagai Google Self-Driving Car Project.
Mobil seperti ini menitik beratkan pada perangkat teknologi dalam
proses berkendara dan faktor keselamatan menjadi perhatian utama. Dan
tahun 2015 nanti, besar kemungkinan mobil robot ini akan semakin banyak
digunakan dan akan menjadi perhatian banyak orang, walau mungkin
keberadaannya akan menuai pro dan kontra terkait dengan regulasi di
beberapa negara.
Peningkatan Aktifitas Belanja Online di Indonesia
Kemunculan semakin banyak toko online dengan berbagai macam promosinya akan lebih meningkatkan aktivitas belanja online di Indonesia. Terlebih ketika beberapa produk memang ditawarkan hanya melalui toko online, seperti yang telah dilakukan Xiaomi dengan memilih sejumlah toko online di tanah air untuk memasarkan produk smartphone mereka.
Karena itu, reputasi setiap toko online akan menjadi begitu penting karena di tahun depan. Masyarakat Indonesia yang mulai terbiasa dengan kegiatan berbelanja online melalui situs-situs e-commerce tanah air tentunya akan semakin pintar memilah mana toko online yang berkualitas dan mana yang kurang bagus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar